Artikel Scroll

Jamaah Pertanyakan Perbedaan Membawa Air Zamzam

JEDDAH- Kebijakan membawa air zamzam antaramaskapai Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines menimbulkan pertanyaan buat jamaah. Padahal dalam beberapa kesempatan, kedua maskapai ini telah menginformasikan dalam beberapa kesempatan.

 

Salah seorang yang mempertanyakan yakni Syahruddin (37). Jamaah haji kelompok terbang (kloter) 5 asal Makassar ini menilai seharusnya tidak perlu terjadi perbedaan untuk membawa air zamzam.

Pada musim haji tahun ini, Garuda Indonesia hanya memberikan jatah lima liter air zamzam, sebaliknya Saudi Arabian Airlines (Saudia) membagikan 10 liter air zamzam kepada setiap jamaah.

"Apa bedanya penumpang Garuda dengan Saudia? Memangnya Saudia bayar lebih," kata Syaharuddin.

Senada dikeluhkan Sukri M. Dokter di Papua Barat itu mengatakan,‎ pemerintah sebaiknya tidak membiarkan terjadinya standar ganda dalam hal pembagian air zamzam.

"Karena jemaah haji ini merupakan rombongan besar, maka barang jangan dihitung per bagasi, tapi dihitung total. Sepanjang tidak lewat total batas terberat, saya kira tidak masalah," ucapnya berargumen.

Sebelumnya, VP Haji Garuda Indonesia Hady Syahrean saat dikonfirmasi Media Centre Haji mengatakan, adanya perbedaan dalam pemberian air zamzam kepada jamaah haji karena kapasitas pesawat yang berbeda dengan Saudi Arabia Airlines.

"Saudi itu pesawatnya besar. Kalau kita kan ada (pesawat) air bus, namun itu kan terbatas kapasitasnya. Jadi karena keterbatasan daya angkut," paparnya.

Read 668 times
Rate this item
(0 votes)
Published in Info Haji

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Live TV Madu FM


Live Radio Madu FM


Who's Online

We have 52 guests and no members online

Get connected with Us

Crew Radio