Artikel Scroll

Mahfud MD Minta PKB Munculkan Nama Lain Selain Rhoma

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD semakin mantap bertarung memperebutkan kursi Presiden RI melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Mahfud pun semakin gencar melakukan pendekatan-pendekatan dengan sejumlah elemen masyarakat, utamanya dengan para pendukung PKB.

Bagi Mahfud, terjun langsung bertemu dengan pendukung PKB menjadi cara efektif untuk berkampanye, mengingat dirinya tidak memiliki perusahaan media layaknya beberapa calon presiden lainnya.

Hal itu dinyatakan Mahfud seusai menghadiri rapat koordinasi wilayah (Rakorwil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB dan seluruh pimpinan cabang se-Jawa Tengah di kompleks Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Minggu (15/12/2013) sore.

"Saya kan tidak punya media, jadi saya lebih memilih terjun langsung masuk ke kantong-kantong pendukung PKB, seperti ke pondok pesantren atau ke kelompok pengajian," ungkap Mahfud.

Mahfud menyatakan, dirinya semakin mantap "nyapres" atas dukungan dari PKB. Kendati demikian, dirinya meminta kepada para pimpinan PKB untuk tetap membuka peluang bagi siapa saja yang ingin mencalonkan diri menjadi orang nomor satu di Indonesia melalui partai berlambang sembilan bintang itu.

"Saya minta kepada para pimpinan PKB untuk memunculkan nama-nama lain yang dicalonkan. Kalau perlu ditambah, tidak hanya Rhoma Irama, Mahfud MD dan Jusuf Kalla," urai mantan Menteri Pertahanan RI di era Presiden Gus Dur itu.

Dengan demikian, kata Mahfud, masyarakat mengenal siapa saja yang bergabung ke PKB. Sehingga seluruh segmen masyarakat merasa memiliki ikon masing-masing yang kemudian akan ditentukan oleh fakta setelah Pemilihan Legislatif (Pileg) 9 April 2014 mendatang.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Jawa Tengah, KH Yusuf Chudlori menegaskan bahwa seluruh pengurus NU Jateng telah mantap mencalonkan Mahfud sebagai capres. Sejauh ini, respons masyarakat cukup positif dengan sosialisasi capres yang dilakukan.

Gus Yusuf, sapaan akrab Yusuf Chudlori, menilai Mahfud MD sebagai tokoh nasional yang selama ini memiliki integritas yang sempurna, bersih, cakap, dan berani bertindak untuk kepentingan rakyat atas nama konstitusi.

"Pertimbangan lain, pak Mahfud tidak hanya sukses menjaga marwah MK, beliau pun tidak tergoda untuk melakukan korupsi di saat para pejabat kita saat ini bergelimang harta karena memanfaatkan jabatannya untuk mencuri uang negara,” tandas Gus Yusuf.

Salah satu pengasuh Ponpes API itu menuturkan, Mahfud MD selama ini dikenal sebagai pewaris dan penerus fikih politik Gus Dur, yang menganut paham pluralisme demokratis dalam hidup bernegara.  Mahfud dinilai selalu bersikap ingin menguatkan kebersamaan dalam pluralisme sebagai ikatan kebangsaan Indonesia yang berdasar Pancasila.

"Pak Mahfud ini memiliki pandangan bahwa seluruh warga bangsa harus diperlakukan sama tanpa memandang agama, ras, dan suku. Yang dipentingkan adalah penegakan hukum secara adil bagi siapapun," ucap Gus Yusuf.

Read 878 times
Rate this item
(0 votes)
Published in Politik

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Live TV Madu FM


Live Radio Madu FM


Who's Online

We have 11 guests and no members online

Get connected with Us

Crew Radio